• Pengukuhan

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah dalam melaksanakan keputusan Muktamar ke-48 perlu mengangkat Anggota Pimpinan Majelis/Lembaga/Biro untuk menyelenggarakan program, kegiatan, amal usaha, dan membantu bidang-bidang tertentu yang bersifat pelaksanaan kebijakan untuk mencapai tujuannya.

  • Serah Terima Pengurus MPK lama Kepada Pengurus MPK Baru

    Agenda : 1. Serah Terima Pengurus MPK lama Kepada Pengurus MPK Baru 2. Menyusun Progam Kerja.

  • Sesuai lampiran SK PDM No 016/KEP/III.O/D/2023

    tentang pengesahan susunan dan pengangkatan anggota majelis, supervisor Prof Dr H Sofyan Anif MSi, Konsultan H Ahmad Sukidi MPd, Ketua Suyanto MPdI, Wakil Ketua 1 Drs H Sukendar MPd, Wakil Ketua 2 Pramuseto Rahman SPd, Sekretaris Abdul Afif Amrullah SPsi, Wakil Sekretaris Fajar Tri Winarno SSos, Bendahara Joko Kendro Maryanto SE, Wakil Bendahara Muhammad Halim Maimun SE MM.

  • K.H. Ahmad Dahlan

    Mendirikan Muhammadiyah pada tanggal 18 Zulhijjah 1330 H, atau bertepatan dengan tanggal 18 Desember 1912. Ahmad Dahlan bernama kecil Muhammad Darwisy lahir pada tahun 1868 di Kampung Kauman Yogyakarta dan meninggal dunia pada tanggal 25 Febuari 1923 dalam usia 55 tahun.

  • Pengembangan Kader

    Muhammadiyah (pada saat berdiri ditulis Moehammadijah) adalah nama gerakan Islam yang lahir di Kauman Yogyakarta tanggal 18 November 1912. Pada saat waktu berdirinya dan mengajukan pengesahan kepada pemerintah Hindia Belanda menggunakan tanggal dan tahun Miladiyah.

Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

Pagi rekreasi, malam menambah koneksi.

 


Pagi rekreasi, malam menambah koneksi.


Prof. Dr. suyanto😇

Share:

Kajian Shubuh bersama Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjutak

 


Mari hadir dalam kajian penuh inspirasi bersama:

🎙️ Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E., Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia

🗓️ Ahad, 3 Mei 2026

📍 Masjid Kottabarat

Momentum terbaik mengawali hari dengan ilmu, iman, dan semangat perubahan. Jangan lewatkan! 🤲✨

💬 Ajak keluarga dan sahabat untuk hadir bersama!

#kajiansubuh

#dahnilanzar

#pemudamuhammadiyah

#masjidkottabarat

Share:

Teologi Al-Ma’un: Manifesto Anti-Ketimpangan untuk Peradaban Berkeadilan

 














Surat Al-Ma’un kembali menemukan relevansinya di tengah krisis sosial-ekonomi global yang kian menajam. Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., Wakil Ketua PWM Jawa Tengah sekaligus Rektor UIN Salatiga, menegaskan bahwa spirit Al-Ma’un merupakan manifesto anti-ketimpangan yang tidak hanya menyoroti aspek ibadah ritual, tetapi juga menekankan tanggung jawab sosial untuk menghapuskan kemiskinan, kefakiran, dan marjinalisasi.

Menurutnya, globalisasi ala neoliberalisme yang selama ini diagung-agungkan, ternyata justru memproduksi jurang sosial baru. “Model neoliberal hanya melipatgandakan pemiskinan dan memapankan oligarki,” ujar Zakiyuddin dalam kajiannya.

Kritik terhadap Oligarki dan Ekonomi Kapitalistik

Zakiyuddin menggambarkan oligarki kontemporer dengan metafora tokoh-tokoh klasik: Fir’aun sebagai simbol penguasa politik korup, Qarun melambangkan kapitalis tamak, Haman sebagai teknokrat pengabdi oligarki, dan Samiri yang mewakili agamawan oportunis pro status quo. Kolaborasi mereka, menurutnya, telah melahirkan agama kapital dengan rukun iman baru: liberalisasi, deregulasi, dan privatisasi.

“Al-Ma’un menolak keras agama yang direduksi menjadi sekadar spiritual laundry tanpa keberpihakan sosial,” tegasnya.

Tiga Nilai Utama Al-Ma’un

Prof. Zakiyuddin menekankan tiga nilai fundamental yang terkandung dalam surat pendek ini:

  1. Kritik atas ketidakadilan struktural – terutama dalam akses produksi dan distribusi (QS. Al-Ma’un: 1-2).

  2. Kedermawanan sosial – berbagi sejak awal proses produksi, bukan sekadar surplus (QS. Al-Ma’un: 3-7).

  3. Keotentikan spiritual – keseimbangan dunia-akhirat, menjauhkan riya dan formalitas ibadah tanpa kepedulian sosial (QS. Al-Ma’un: 4-6).

“Surat ini mengingatkan kita bahwa keberagamaan yang sejati adalah keberagamaan yang membela yatim, miskin, dan mustadh’afin,” ujarnya.

Agenda Reformasi Ekonomi dan Sosial

Zakiyuddin menilai sistem ekonomi Indonesia masih terjebak pada model warisan kolonial Belanda, dengan koperasi yang lebih berorientasi pada aset ketimbang kebutuhan anggota. Ia mengusulkan reformasi regulasi ekonomi nasional sesuai amanah Pasal 33 UUD 1945, termasuk perbaikan undang-undang koperasi, pajak, hingga pembentukan ekosistem bisnis yang mengintegrasikan UMKM, koperasi, dan sektor formal.

“Ekonomi Pancasila harus kembali dimaknai sebagai ekonomi pro-rakyat, bukan sekadar jargon,” katanya.

Muhammadiyah dan Agenda Mustadh’afin

Bagi Muhammadiyah, spirit Al-Ma’un adalah napas gerakan sejak K.H. Ahmad Dahlan. Zakiyuddin menekankan bahwa agenda ke depan ialah memperkuat ekosistem UMKM dengan wajah ganda: sosial sebagai legitimasi moral, dan bisnis sebagai keberlanjutan finansial.

“Gerakan Al-Ma’un bukan sekadar filantropi, melainkan transformasi struktural. Muhammadiyah harus menjadi garda depan perjuangan pro mustadh’afin,” tutupnya.

Share:

AMM Bersama Pimpinan OKP Kota Solo Konsolidasi Bahas Masa Depan KNPI

 
















Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Solo, Kamis (15/5/2025), menyelenggarakan rapat dan konsolidasi kepemudaan Kota Solo di Balai Muhammadiyah, Jl. Teuku Umar No. 5, Keprabon. Rapat ini mengundang berbagai organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Solo untuk membahas masa depan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Solo.

KNPI Kota Solo akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan pada bulan ini. Pertemuan ini juga untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan kota dan kolaborasi dengan program-program pemerintah. Selain dari AMM, forum dihadiri dari Gerakan Pemuda Anshar, TMP (Tunas Muda Pemuda), serta para ketua maupun perwakilan OKP lainnya.  Pertemuan untuk konsolidasi menjelang Musda KNPI dihadiri salah satu kandidat Ketua KNPI Kota Solo, Muhamad Bilal.

Salah satu utusan AMM Kota Solo, Ruzain Zarir Syaifullah Ahmad, menyampaikan beberapa hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut. Antara lain, evaluasi peran KNPI selama ini dalam menjembatani aspirasi pemuda Kota Solo; harapan serta masukan dari berbagai OKP mengenai arah dan masa depan KNPI Kota Solo; perlunya konsolidasi yang kuat antar-OKP untuk memperkuat posisi pemuda dalam pembangunan daerah; komitmen untuk menjaga integritas, dan keberpihakan KNPI terhadap kepentingan pemuda; dukungan moral terhadap para kandidat bakal calon Ketua KNPI, termasuk salah satunya Saudara Muhammad Bilal yang dinilai memiliki kapasitas dan visi yang baik untuk memimpin KNPI ke depan.

“Rapat berjalan dengan lancar, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat peran pemuda dalam memajukan Kota Surakarta melalui kolaborasi, dialog, dan aksi nyata,” jelasnya.

Share:

PERKENALAN MAHASISWA PKLPP UMS DI PRM DAN PRA BUMI












Surakarta – Rabu 7 Mei 2025 Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di perkenalkan ke perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bumi ,yang mana selama 7 minggu akan PPL membantu belajar mengajar di SD MUHAMMADIYAH 11 SURAKARTA dan kegiatan di ranting dan aisyiah bumi. Prosesi ini berlangsung khidmat namun penuh kegembiraan di dalam ruangan.

Perkenalan tersebut menjadi momen penting bagi para mahasiswa yang akan menjalani pengabdian di tingkat ranting Muhammadiyah di wilayah kelurahan bumi. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari ketua PRM Bumi, perwakilan PCM Laweyab , serta perkenalan satu persatu mahasiswa dan mahasiswi PPL  berjumlah 30 orang tersebut dan pengurus PRM dan PRA Bumi.

Ketua PRM Bumi Muhammad Basid, dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia atas kehadiran para mahasiswa. “Selamat datang di PRM Bumi. Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap mendukung penuh pelaksanaannya selama 7 minggu,” ujarnya.

Menurut Muh Basid Selaku Ketua PRM Bumi, program ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam dinamika masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pengalaman lapangan sangat penting untuk membekali mahasiswa menghadapi dunia nyata. Jika mahasiswa menemukan kelebihan di suatu ranting, bisa dijadikan contoh untuk yang lain. Jika menemukan kekurangan, jadikan bahan evaluasi. Bila ada hal yang belum dilakukan ranting, sampaikan sebagai masukan,” ucapnya.

Proses perkenalan mahasiswa dilakukan langsung PRM dan PRA Bumi dan perwakilan Bumi. Proses ini mencerminkan kolaborasi yang solid antara institusi pendidikan tinggi UMS dengan organisasi masyarakat berbasis keagamaan (PIMPINAN RANTING MUHAMMADIYAH BUMI).

Acara penyerahan mahasiswa tersebut ditutup dengan prosesi tanya jawab dari pihak Mahasiswa kepada PRM Bumi untuk kegiatan selama 7 minggu di sini.

Kegiatan PKLPP ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sosial di tingkat akar rumput. Para peserta akan menjalani masa pengabdian di lingkungan masyarakat, kegiatan PRM dan PRA Bumi dan Belajar Mengajar Di SD MUHAMMADIYAH 11 SKA

Dengan diterjunkannya 30 mahasiswa dari  fakultas UMS berharap keberadaan mereka dapat menjadi penggerak perubahan positif di tengah-tengah masyarakat Bumi. Sebaliknya, pihak PRM Bumi pun menaruh harapan besar agar interaksi ini membawa manfaat timbal balik yang nyata.

Share:

Turba Silaturahmi dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Daerah ke Cabang Laweyan

 


Turba Silaturahmi dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Daerah ke Cabang Laweyan, Jum'at Malam (2/5/2025)

Rasulullah SAW  menyampaikan pada haditsnya, bahwa salah satu manfaat silaturahmi dalam islam adalah lapangnya rezeki/rizki.

“Barangsiapa ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (H.R Bukhari & Muslim)

 يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

   Ayat ini menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan menunjukkan kasih sayang antar sesama manusia.

Terus meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah dengan 7M Al-Qur'an, yaitu :
Meyakini, 
Membaca, 
Mempelajari, 
Memahami, 
Melaksanakan, 
Mensyiarkan, 
Melestarikan Al-Qur'an. 

Mari kita barengan dengan Totalitas menuju Allah, dan  berharap ridha-Nya.




Share:

Keluarga Besar MPKSDI PDM Kota Surakarta Gelar Halalbihalal, Rajut Kebersamaaan dan Kemajuan

 












dilaksanakan bakda jumatan njih.

Pukul 13.30.

Tempat dirumah ustadz Suyanto.

https://maps.app.goo.gl/xTAZrsjePhpcLLki7

Jejak Foto Kegiatan
















Share:

Penguatan Ibadah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Pengabdian Masyarakat oleh Tim P2DAI UMS














Surakarta, 4 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah sesuai dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Tim Pengembangan Persyarikatan dan Dakwah Al-Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Surakarta (P2DAI UMS) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Selasa (4/2). Kegiatan ini bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Joyosuran dan diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, dengan tujuan memperkuat aspek ibadah serta pemahaman keislaman yang berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah.

Tim P2DAI UMS yang terlibat dalam kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., dengan anggota Nurul Latifatul Inayati, S.Pd.I., M.Pd.I.; Rahma Ayuningtyas Fachrunisa, M.Psi., Psikolog; Diah Priyawati, S.T., M.Eng.; Mirzam Arqy Ahmadi, S.M., M.M.; dan Novel Idris Abas, S.Kom., M.M. 

Mereka menyampaikan materi yang mencakup berbagai aspek ibadah, mulai dari pemurnian tauhid, tata cara shalat yang benar, hingga implementasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini tidak hanya berupa penyampaian materi secara teoritis, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi praktik ibadah. Para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan ibadah sesuai dengan tuntunan yang telah disampaikan, sekaligus mendapatkan koreksi dan bimbingan langsung dari para pemateri. Hal ini bertujuan agar pemahaman yang diperoleh tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjalankan ibadah dengan benar sesuai dengan ajaran Islam dan nilai-nilai Muhammadiyah, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Share:

SAFARI DAKWAH USTADZ ABDUL MUTOLIB AL-JABALY DI MASJID EID SALIM AL-ANZI JEBRES, DIHADIRI MAHASISWA NIGERIA

 


Muballigh Muhammadiyah Kota Surakarta Ust. Abdul Mutolib Al-Jabaly melakukan safari dakwah di Masjid Eid Salim Al-Anzi Ngoresan Jebres Surakarta Ahad 5 Januari 2025. Safari dakwah yang diselenggarakan di Masjid yang terletak di samping asrama mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarya tersebut dihadiri oleh jama’ah setempat yang kebanyakan kaum hawa. Namun hadir juga beberapa pengurus dari takmir masjid dan pimpinan Ranting Muhammadiyah Jebres Timur. Hadir juga beberapa mahasiswa asing dari Nigeria yang sedang menempuh pendidikan di UNS.

Pengurus Takmir Masjid, Ustadz Sutrisno Al-Habib, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Korps Muballigh Muhammadiyah Kota Surakarta yang telah menjadikan masjid Salim Al-Anzi sebagi salah satu titik safari dakwah muballigh Muhammadiyah. Beliau juga menyampaikan antusiasme para jama’ah ibu-ibu untuk menyambut safari dakwah ini. Saat ini memang jadwalnya pengajian ummahat (ibu-ibu), namun diundang juga beberapa pengurus takmir dan pimpinan PRM setempat, lanjut beliau. 

Ustadz Sutrisno Al-Habib juga mengenalkan beberapa mahasiswa asing UNS dari Negiria yang ikut hadir pada kesempatan tersebut. Mereka adalah penghuni asrama Mahasiswa UNS yang memang senang menhadiri majlis ilmu untuk menambah pengetahun agama mereka sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia mereka.

Dalam safari dakwah tersebut Ustadz Abdul Mutolib Aljabaly menyampaikan materi tentang kunci meraih keberuntungan hidup. Menjelaskan hadis Nabi saw, beliau menjabarkan tiga hal kunci meraih keberuntungan hidup yaitu; Iman Islam yang terjaga, rizki yang cukup, dan sikap qona’ah. Beliau juga mengingatkan jama’ah agar tidak terkena prank dalam beragama. Menurut beliau orang yang terkena prank dalam agama adalah mereka yang berislam tetapi akidahnya tidak benar dan amalnya tidak berdasarkan tuntunan Allah dan Rasulnya.

Syafari dakwah Muballigh Muhammadiyah Kota Surakarta merupakan Program Kerja Majlis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Surakarta dalam rangka menggairahkan syiar dakwah di warga masyarakat dan mendayagunakan Korps Muballigh Muhammadiyah. Bulan Januari 2025 ini merupakan putaran ke-7 sejak digulirkan akhir tahun 2023.

 


Share:

Pemimpin yang di cintai Allah Swt

 

Pemimpin yang di cintai Allah Swt

Oleh Andy Ratmanto, SH

Allah adalah tujuan kita, ketaqwaan dan keimanan adalah rambu-rambunya, dan ibadah adalah kendaraannya. Jangan lupa para hadirin, untuk selalu beribadah, khotib pun selalu berwasiat untuk selalu meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita, sehingga hanya Allah lah tujuan kita, hanya Allah lah sandaran kita, dan hanya Allah lah kepuasan batin kita

La ila ha illa anta, inni kuntu minadzolimin.

Sholawat dan salam, kita haturkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw. yang menjadi idola kita semua, Assalamu alaika ya rosulullah, assalamualaika ya habiballah, assalamualaika ya nabiyullah. Ya Allah pertemukanlah kami dengan NabiMu di dalam mimpi-mimpi kami. Amin ya robbal alamin

mari kita sama-sama memperkuat ukhuwah islamiyyah kita. Jangan gara-gara pemilu kita bertengkar, jangan gara-gara pemilu kita cekcok, jangan gara-gara pemilu kita saling olok mengolok. Jaga persatuan Islam, pandanglah orang yang berbeda politik dengan kita sebagai kawan, sebagai saudara, dan sebagai sahabat, karena mereka juga muslim, dan kita berada dalam bingkai agama Islam yang penuh dengan keridhoan Allah SWT.

Allah Swt ciptakan kita dengan kesempurnaan.

Allah Swt itu memberikan kita potensi fisik, potensi akal pikiran kita, maupun potensi hati dan qalbu kita agar kita bisa sukses.

Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. 

Seorang imam adalah seorang pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya.

Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjwabannya.

Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya.

Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya, dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya.

Sungguh kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.

Kita ini pasti memiliki peran dan kewajiban masing-masing.

Hati itu adalah raja, qalbu kita adalah raja.

Rasulullah Saw bersabda : Dalam diri manusia itu ada segumpal darah apabila segumpal darah ini baik maka seluruh tubuhnya akan baik. Namun apabila segumpal darah ini jelek maka seluruh tubuhnya juga akan jelek.

In a human being there is a clot of blood if this clot of blood is good then the whole body will be good. But if this clot of blood is bad then the whole body will be bad. 

Segumpal darah itu adalah qalbu atau hati.

Sehingga saat hati kita menjadi raja, menjadi pengendali, menjadi manajer, menjadi direktur terhadap organ tubuh kita, maka sudah selayaknya dan sudah sepantasnya semua organ ini ngikutin apa yang sudah ditetapkan Allah Yang sudah disabdakan oleh Rasulullah, sudah di tuntunkan oleh Rasulullah Muhammad Saw 14 abad yang lalu. Tangan kita, mulut, pendengaran, Kemudian akal pikiran, termasuk mata juga, kaki, seluruh tubuh kita harusnya dalam rangka kita taat kepada Allah Swt  mengikuti sunnah yg sudah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Saw.

Kalau kita nih memiliki qalbu yg kuat, memiliki tekad yang sangat luar biasa, utk berbuat baik, utk menjalani rute kehidupan yang benar maka in shaa Alloh akal pikiran, hati, tangan kemudian kaki, lisan atau mulut, pendengaran, penglihatan ini harusnya kita pergunakan dengan sebaik-baiknya utk taat kepada Allah Swt. 

Seorang pemimpin yang adil, pemimpin yang dicintai oleh Allah SWT. Yang melekat dalam dirinya sifat baligh, fathonah, serta cerdas dan jujur di tengah-tengah masyarakatnya. 

Artinya dari sebuah ucapan Rasululah, setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah SWT.

Setiap masyarakat berhasrat, mempunyai pemimpin yang mampu membawa perubahan. Karena seorang penguasa atau pemimpin sangat mulia di sisi Allah SWT. Bahkan kalau ia adil akan disiapkan satu mimbar di surga.

Ada beberapa fungsi pemimpin, yang pertama sebagai motivator seorang pemimpin orang yang mampu memberikan motivasi kepada lainnya. Untuk melakukan sesuatu dan mampu memberikan edukasi, pendidikan pada bawahannya.

Sifat yang kedua adalah inovator. Pemimpin adalah orang yang banyak ide. Pasti karena tidak mungkin orang yang tidak punya sifat ide mampu terpilih sebagai pemimpin.

Belajar dari Rasul yakni Nabi Muhammad SAW, beliau sukses menjadi pemimpin karena jiwa yang tawadhu, tidak sombong. Dan mengayomi semua lapisan tidak pilih kasih.

Pilihlah pemimpin yang rekam jejaknya baik dan shaleh dan takut kepada Allah Swt in shaa Alloh kita akan menjadi negara yang baldatun thayyibun warabbun ghofur. 

Dan seorang pemimpin juga harus komunikasi dengan dengan bawahannya, setiap masalah kalau lewat komunikasi dan bermusyawarah akan mudah dan sukses bagi seorang pemimpin.

Para pemimpin yang adil akan dicintai oleh Allah dan akan mendapatkan tempat yang baik kelak di hari kiamat. Sebaliknya, para pemimpin yang dzalim akan jauh dari rahmat Allah dan kelak akan ditempatkan di satu tempat yang penuh kemurkaan (tempat yang menyengsarakan). 

Ke Baitullah di Tanah Suci

Datang ke sana minta selamat

Tuhan Allah yang Maha Suci

Jangan lupakan kuasa-Nya setiap saat

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya manusia yang paling Allah cintai dan paling dekat kedudukannya dari-Nya pada hari kiamat adalah pemimpin yang adil. Dan manusia yang paling Allah murkai dan paling jauh kedudukannya dari-Nya adalah pemimpin yang dzalim. (HR Tirmidzi)

Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Mereka yang adil adalah mereka yang senantiasa menyerukan kebenaran dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Qs Al Maidah ayat 42

Mereka (orang-orang Yahudi itu) sangat suka mendengar berita bohong lagi banyak memakan makanan yang haram. Maka, jika mereka datang kepadamu (Nabi Muhammad untuk meminta putusan), berilah putusan di antara mereka atau berpalinglah dari mereka. Jika engkau berpaling, mereka tidak akan membahayakanmu sedikit pun. Akan tetapi, jika engkau memutuskan (perkara mereka), putuskanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.

Pemimpin adil merujuk pada orang yang melihat sesuatu untuk kemaslahatan umat. Keadilannya juga merujuk dalam memerintah dan menegakkan hukum.

Mereka yang disebut pemimpin adil adalah pemimpin yang menjaga syariat, hak-hak, kepemilikan, memerangi musuh, menghukum orang-orang yang berbuat kerusakan, dan melaksanakan hudud atau batasan.

Rasulullah SAW pernah bersabda,

Sesungguhnya manusia yang paling dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan memiliki kedudukan paling dekat adalah pemimpin adil." (HR At Tirmidzi)

Qs An Nisa ayat 59

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri (pemimpin) di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."

Dalam buku Al-Ahkam As-Sulthaniyyah: Hukum-Hukum Penyelenggaraan Negara dalam Syariat Islam tulisan Imam Al Mawardi, ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT mewajibkan kaum muslimin mentaati ulil amri di antara kita. Maksud dari ulil amri adalah para imam, khalifah atau pemimpin yang memerintah.

Dari 'Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Ketahuilah setiap dari kalian adalah seorang pemimpin, dan kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin orang banyak akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya, setiap kepala keluarga adalah pemimpin anggota keluarganya dan dia dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya, dan isteri pemimpin terhadap keluarga suaminya dan juga anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap mereka, budak juga seorang pemimpin terhadap harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadapnya, ketahuilah, setiap kalian adalah bertanggung jawab atas yang dipimpinnya."

Sebaik-baik pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian cintai dan mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian. Dan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian benci dan membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian." (Hadits riwayat Imam Muslim).

Kaum muslimin juga diminta untuk taat dan patuh pada pemimpin yang baik, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

"Patuh dan taat itu (pada pemimpin) adalah wajib bagi seseorang dalam hal apa yang ia suka atau benci, selama tidak diperintah berbuat maksiat. Jika diperintah maksiat, maka tidak wajib patuh dan taat." (HR Bukhari)

Di malam sunyi penuh kedamaian

Doa kita terbang tinggi ke langit biru

Dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan

Semoga petunjuk-Nya selalu menyertai kita

Dari Abu Said Al-Khudri RA: Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya manusia yang paling dicintai Allah Azza Wajalla dan yang paling dekat tempat duduknya pada hari kiamat adalah pemimpin yang adil, sedangkan manusia paling dibenci oleh Allah dan paling jauh tempat duduknya di hari kiamat adalah pemimpin yang zalim." (HR Tirmidzi).

Pemimpin yang adil adalah mereka yang mampu menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, memperlakukan setiap individu sesuai dengan haknya tanpa diskriminasi.

Dengan mempraktikkan keadilan, seseorang akan menjadi sosok yang diinginkan Allah SWT sebagai pemimpin, yang berpotensi mendapat tempat terdekat di sisi-Nya.

menjadi tanggungjawab setiap Muslim yang mahu melihat Islam maju dan berkembang ialah memilih pimpinan yang layak dan bertanggungjawab. Dalam konteks memilih pimpinan atau mereka yang menerajui sesebuah institusi hinggalah ke peringkat negara ialah pedoman daripada kisah Nabi Syuaib ketika memilih Nabi Musa. Firman Allah SWT yang bermaksud: "Salah seorang di antara perempuan yang berdua itu berkata: "Wahai ayah, ambillah dia menjadi orang upahan (mengembala kambing kita), sesungguhnya sebaik-baik orang yang ayah ambil bekerja ialah orang yang kuat, lagi amanah." (Surah al-Qasas, ayat 26)

Negara memerlukan pemimpin yang bukan sahaja layak dan mampu memandu rakyat ke arah yang lebih baik dari segi keduniaan sahaja. Malah, mestilah seorang yang mampu membawa rakyat kepada persiapan untuk berjaya dan bahagia di akhirat juga. Dalam hal ini Allah SWT berfirman yang bermaksud: "Dan tuntutlah dengan harta kekayaan yang telah dikurniakan Allah kepadamu akan pahala dan kebahagiaan hari akhirat dan janganlah engkau melupakan bahagianmu (keperluan dan bekalanmu) dari dunia; dan berbuat baiklah (kepada hamba-hamba Allah) sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu (dengan pemberian nikmat-Nya yang melimpah-limpah); dan janganlah engkau melakukan kerosakan di muka bumi; sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang berbuat kerosakan." (Surah al-Qasas, ayat 77)

Kepemimpinan Rasulullah SAW pastinya menjadi contoh terbaik. Bukan sahaja dalam perkara keduniaan, malah Rasulullah SAW juga contoh terbaik dalam persediaan kehidupan akhirat. Baginda menjadi contoh tokoh pemimpin dunia yang menguasai pelbagai ilmu dan kemahiran. Sehingga Rasulullah SAW diiktiraf dunia sebagai tokoh pemimpin agung terbaik. Madinah al-Munawwarah telah menyaksikan bagaimana Rasulullah SAW menjadikannya sebagai kota termaju di dunia dari semua segi sama ada ekonomi, ilmu pengetahun, perpaduan kaum dan sebagainya.

Sebagaimana yang kita maklumi, keperibadian Rasulullah SAW yang terpuji sangat memainkan peranan penting dalam memimpin negara. Oleh itu, sebagai seorang pemimpin yang sepatutnya mewarisi kepemimpinan Rasulullah SAW mestilah berusaha untuk menghiaskan diri dengan akhlak yang terbaik sebagaimana Baginda. Mereka mestilah berusaha menambah ilmu pengetahuan dan sentiasa memperbaiki kesilapan serta mensucikan diri daripada segala perkara yang buruk dan menyebabkan dosa.

Bukan sahaja menjadi tanggungjawab pemilih untuk memilih calon terbaik mengikut kriteria tertentu sebagaimana digariskan Islam melalui panduan Rasulullah SAW dan kajian ulama. Bahkan, mestilah mengutamakan pemimpin yang bersifat adil. Adil ialah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Pemimpin adil doanya tidak ditolak oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda yang bemaksud: "Tiga orang yang doa mereka tidak akan ditolak, iaitu orang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (pemimpin) yang adil dan doa orang yang dizalimi." (Hadis Riwayat Ahmad dan Tirmizi)

Di samping itu, pemimpin adil juga sangat dicintai Allah SWT. Rasulullah bersabda yang bermaksud: "Sesungguhnya manusia yang paling dicintai oleh Allah pada Hari Kiamat dan paling dekat tempat duduknya adalah imam (pemimpin) yang adil, sedangkan manusia yang paling dibenci Allah dan paling jauh tempat duduknya adalah imam (pemimpin) yang zalim." (Hadis Riwayat Tirmizi)

Bahwa Allah memberikan tanggung jawab besar kepada umat-Nya untuk memakmurkan bumi. Namun, tanggung jawab ini tidak hanya sebatas menjaga alam, melainkan juga memimpin diri sendiri dan orang lain menuju kebaikan.

Sebagai pemimpin, tugas kita bukan hanya menjaga alam dan sumber daya, melainkan juga menjaga akhlak, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Allah menciptakan kita dengan akal, sehingga kita dapat menggunakan kebijaksanaan dan keadilan dalam menjalankan amanah ini.

Penting bagi kita untuk memahami bahwa kepemimpinan bukanlah sekadar posisi formal, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang membutuhkan keahlian dan integritas. Apalagi pemimpin dalam sebuah negara yang besar, tanggung jawabnya semakin mendalam dan kompleks.

Penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya (HR. Bukhari 6605).

Oleh karena itu, penting bagi pemimpin untuk memiliki keahlian di bidangnya. Rasulullah Saw telah memberikan nasihat yang bijak, 

“Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah masa kehancurannya”. (HR Bukhari dan Muslim).

Ini adalah peringatan agar pemimpin memahami batas keahliannya dan tidak memberikan tugas atau wewenang kepada mereka yang tidak berkompeten. Pemberian tanggung jawab kepada yang tidak ahli dapat mengakibatkan rusaknya pekerjaan bahkan organisasi yang dikelolanya.

Kita sebagai umat Islam, terutama yang memiliki peran sebagai pemimpin, perlu menjadikan amanah sebagai prioritas utama. Amanah tidak hanya terkait dengan keuangan, tetapi juga dengan kebijakan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

Marilah kita bersama-sama merenungi dan mengintrospeksi diri. Semoga Allah memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya.

Sebatang pohon daunnya rimbun

Lebat daunnya tiada buahnya

Walaupun hidup seribu tahun

Kalau tidak beribadah apa gunanya

Pemimpin harus mengutamakan, membela dan mendahulukan kepentingan umat, menegakkan keadilan, melaksanakan syari’at, berjuang menghilangkan segala bentuk kemunkaran, kekufuran, kekacauan, dan fitnah.

QS. Al Maidah ayat 8

Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak (kebenaran) karena Allah (dan) saksi-saksi (yang bertindak) dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil karena (adil) itu lebih dekat pada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Bertemu sahabat karib

Di toko pak Yahud

Setelah penuh salat wajib

Cobalah duha dan tahajud

Ini adalah petunjuk Allah yang jelas tentang bagaimana seorang pemimpin harus bertindak. Pemimpin harus menjadi pelopor kebenaran, menegakkan keadilan, dan tidak dikuasai oleh kebencian terhadap suatu kelompok. Keadilan adalah pondasi utama dalam kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hidupnya.

Seorang pemimpin yang mengamalkan keadilan harus membela dan mendahulukan kepentingan umat. Tugasnya bukan hanya sekadar menjalankan amanah formal, tetapi juga berjuang untuk menghilangkan segala bentuk kemunkaran, kekufuran, kekacauan, dan fitnah. Dengan demikian, pemimpin akan mampu menjalankan kepemimpinan yang sejalan dengan syari’at Islam.

Pemimpin yang mampu menjalankan amanahnya dengan penuh tanggungjawab, akan menjadi pemimpin yang dicintai rakyatnya. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw,

“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka mencintai kalian dan kalian mencintai mereka, mereka mendo’akan kalian dan kalian mendo’akan mereka. Dan sejelek-jelek pemimpin kalian adalah mereka yang membenci kalian dan kalian membenci mereka, mereka mengutuk kalian dan kalian mengutuk mereka.” (HR Muslim).

Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka mencintai kalian dan kalian mencintai mereka, mereka mendo’akan kalian dan kalian mendo’akan mereka. Dan sejelek-jelek pemimpin kalian adalah mereka yang membenci kalian dan kalian membenci mereka, mereka mengutuk kalian dan kalian mengutuk mereka.” (HR Muslim).

Rasulullah Saw menegaskan pentingnya hubungan yang baik antara pemimpin dan umatnya. Pemimpin yang mencintai dan dicintai oleh umatnya akan membangun fondasi kekuatan yang kuat dan harmonis. Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya terukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari keberhasilannya dalam menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

Oeh karena itu pemimpin yang berkomitmen untuk mencintai dan dicintai umatnya harus senantiasa mendengarkan aspirasi rakyat, memberikan solusi yang adil, serta mendoakan kebaikan bagi mereka. Sebaliknya, umat juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan mendoakan pemimpinnya agar senantiasa mendapat petunjuk dari Allah Swt. 

Marilah kita sebagai umat Islam, baik sebagai pemimpin maupun sebagai rakyat, bersatu padu dalam membangun kepemimpinan yang penuh kasih sayang, keadilan, dan berkah. Semoga Allah Swt memberikan taufik dan hidayah Nya sehingga kita semua mampu menjalankan peran sebagai khalifah dengan baik.

Sesungguhnya orang yang paling di cintai Allah Swt pada hari kiamat dan paling dekat tempat duduknya dari Nya adalah seorang pemimpin yang adil, sedangkan orang yang paling dibenci Allah Swt pada hari kiamat dan paling keras siksanya adalah seorang pemimpin yang zalim.

Kepemimpinan itu tidak boleh diberikan kepada orang kafir. 

Seorang pemimpin yang ideal harus memiliki sifat-sifat mulia yang tidak hanya mampu mengayomi umat, tetapi juga mendatangkan kemaslahatan bagi mereka. Dengan karakter yang benar, seorang pemimpin akan mencegah segala bentuk kerusakan dan kezaliman, serta senantiasa memprioritaskan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai ini tidak hanya membawa kesuksesan di dunia, tetapi juga meraih ridha Allah Swt di akhirat.

Beberapa karakteristik kepemimpinan yang di cintai oleh Allah Swt :

1.Bertakwa kepada Allah Swt

2.Adil dalam memimpin

3.Amanah dan bertanggung jawab

4.Mengutamakan kepentingan umat

5.Rendah hati dan mudah memaafkan

6.Teguh dalam menegakkan kebenaran

7.Sabar dan tangguh dalam menghadapi ujian.

Pemimpin yang adil memperlakukan rakyatnya secara setara, tanpa memandang status sosial, agama, atau golongan.

Qs An Nisa ayat 58

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan menyuruh kamu apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkannya dengan adil.

Pemimpin yang dicintai Allah Swt selalu menjaga amanah dan tanggung jawab yg diberikan kepadanya. Amanah ini mencakup semua kebijakan dan keputusan untuk kepentingan rakyat dan bukan kepentingan pribadi.

Pemimpin yg baik tidak sombong dan mau mendengarkan rakyatnya. Ia tdk merasa lebih tinggi dari yg di pimpin dan bersikap penuh kasih sayang.

Pemimpin yg ideal selalu menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi larangan Nya. Ia menyadari bahwa kepemimpinannya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt kelak.

Kejujuran adalah kunci utama dalam kepemimpinan. 

Rasulullah Saw bersabda : Seorang pemimpin adalah pemelihara dan ia bertanggung jawab atas orang-orang yg di pimpinnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Pemimpin yg di cintai Allah Swt adalah yg peduli dan memperhatikan kesejahteraan umat, terutama kaum lemah. Ia tdk membiarkan rakyatnya menderita atau tertindas.

Seorang pemimpin akan selalu di uji dengan berbagai kesulitan dan tantangan. Pemimpin yg di cintai Allah Swt akan bersikap sabar dan terus berpegang pada kebenaran.

Pemimpin dengan sifat-sifat di atas akan membawa kesejahteraan bagi umat dan menjadi sebab turunnya berkah dari Allah Swt. Semoga kita selalu di pimpin oleh orang-orang yg memenuhi kriteria ini. 

Jangan mencoblos hanya karena urusan dunia, dengan alasan anda diberi duit atau lain sebagainya. Tapi cobloslah karena Allah Swt dan Rasul Nya. Pilihlah karena anda berharap semoga dia pilihan kita cinta umat Nabi Muhammad Saw. Kita berikhtiar, kita meminta petunjuk kemudian di hari kita memilih bebaskan diri kita dari urusan dunia dan hawa nafsu. 

Agama Islam adalah agama yang paling sempurna.

Pemimpin dalam Islam itu adalah perkara yang besar.

Suatu bangsa itu baik atau makmur tergantung pemimpinnya. 

Pemimpin yang baik itu tidak hanya di cintai oleh rakyatnya tetapi juga di cintai oleh Allah Swt. 

Pemimpin itu tidak hanya memberikan bantuan saja. 

Pemimpin itu harus kuat secara fisik, kuat secara maknawi, profesional, pemimpin itu harus memiliki pengalaman di dalam memimpin. 

Pemimpin itu juga harus melindungi rakyatnya, mengetahui permasalahan rakyatnya.

Pemimpin itu harus amanah di dalam kepemimpinannya. 

Pemimpin itu harusnya tidak hanya memupuk kekayaan pribadi saja. 

Rasulullah Saw itu selalu konsisten di dalam kebenaran.

Orang yang licik dan curang adalah orang yg tidak benar. 

Jabatan itu adalah merupakan amanah dari Allah Swt. 

Islam memandang kepemimpinan sebagai suatu tanggung jawab besar. Pemimpin bukan hanya dituntut untuk mengatur dan mengelola, tetapi juga memberikan keteladanan yang baik bagi orang yang di pimpinnya.

Qs Al Baqarah ayat 30 : Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.

Bahwa manusia dipilih oleh Allah Swt untuk menjadi khalifah di muka bumi, yang bertugas untuk menjaga dan memakmurkan bumi sesuai dengan perintah Nya. Oleh karena itu setiap orang yang diberi tanggung jawab sebagai pemimpin harus melaksanakannya dengan penuh amanah.

Bahwa setiap pemimpin akan di mintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya di hadapan Allah Swt. Pemimpin yang baik bukanlah yang hanya mengejar kepentingan pribadi tetapi yang memprioritaskan kesejahteraan dan kebahagiaan orang-orang yang di pimpinnya.

Marilah kita semua berusaha menjadi pemimpin, baik dalam skala kecil maupun besar, yang diridhai oleh Allah Swt dan di cintai oleh orang yang kita pimpin. Kepemimpinan adalah amanah besar yang harus kita jalani dengan tanggung jawab dan keikhlasan. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini.

Semoga Pilkada tanggal 27 November 2024 akan menghasilkan pemimpin yang benar-benar amanah, yang selalu takut kepada Allah Swt, yg selalu mencintai rakyatnya.

Rasulullah Saw bersabda : Tunaikanlah amanah kepada orang yang memberikan amanah. Dan janganlah mengkhianati orang yang mengkhianatimu.

Semoga Allah Swt melimpahkan kekuatan dan kemampuan kepada kita semua sebagai pemimpin dan mereka yang tengah dan bakal memimpin kita semua agar dapat menunaikan amanah kepada yang berhaknya dengan sebaik-baiknya. Sehingga dengan begitu kita dan para pemimpin kita dapat memenuhi kewajiban yang digariskan Allah Swt dan Rasulullah Saw serta memenuhi harapan orang-orang yang berhak atas amanah tersebut. 

Pemimpin itu di pilih oleh rakyatnya, seharusnya mementingkan urusan dan kemaslahatan rakyat bukan segelintir orang kepentingan keluarga dan kroninya.

Jangan sampai kita menjadi pemimpin yang zalim. 

Rasulullah Saw berdoa : Ya Allah, siapa yang mengemban tugas mengurusi umatku kemudian dia menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia. Siapa yang mengemban tugas mengurusi umatku dan memudahkan mereka, maka mudahkanlah dia.

(HR. Muslim)

Wahai para pemimpin mari kita jadikan jabatan itu sebagai visi misi meraih ridha dan rahmat Allah Swt, bukan untuk memperkaya diri, keluarga dan golongan sendiri. Sebab jika kita khianat kepada mereka yang di pimpin maka akan menjadi sebab terhalang masuk surganya Allah Swt.

Bahwa pemimpin yang berbohong, curang kepada rakyat, menipu rakyat akan merugikan dirinya sendiri, di haramkan kepadanya dari surga Allah Swt.

Jangan sampai banyak janji-janji politiknya yang di ingkari atau mengkhianati.

Semoga Allah Swt anugerahkan kita semua pemimpin yang adil, jujur, berintegritas dan penyayang kepada kita semua serta selalu dekat kepada Allah Swt.

Saya mengajak kepada para hadirin untuk menerima apapun hasil dari pemilihan pemimpin di negeri ini, siapapun walikotanya Solo dan siapapun gubernur Jawa Tengahnya kita dukung dan kita doakan agar menjadi pemimpin yang Amanah, adil, dan juga bisa mensejahterakan masyarakat. Bisa menjadikan kota Solo dan juga Jawa Tengah yang benar-benar menjadi kota Solo dan Provinsi Jawa Tengah yg bermartabat. 

Doa

Jadikanlah kami dan bangsa kami hamba-hamba-Mu yang tahu diri, nikmat Kau berikan, tak lengah kami untuk mensyukuri. 

Ya Allah Tuhan Maha Kuasa lagi Maha Perkasa.

Tanpa petunjuk-Mu manusia akan celaka. Tiada iman, merekapun menjadi durhaka, kosong harta, bayangan diri sengsara, namun hampa ilmu manusia binasa.

Bimbinglah kami, para pemimpin kami, ke jalan yang Engkau ridho. Sejahterakan hidup dan kehidupan kami di alam fana. Bahagiakan kami kelak di alam baka, jauhkan kami dari nestapa azab neraka. Rahmat magfirah-Mu jua tentukan segala.

Maha Suci Engkau ya Allah, segala pujian untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Ya Alloh luaskan rezeki yang hadir di pengajiann malam hari ini.

Ya Alloh sehatkanlah dan muliakanlah orang-orang yang hadir di pengajian malam hari ini.

Ya Alloh bimbinglah selalu kami agar selalu berada di jalan Mu.

Ya Alloh mudahkanlah urusan-urusan kami yang hadir di pengajian malam hari ini.

Ya Alloh berikanlah kami pemimpin  yang selalu taat dan takut kepada Mu. 

Ya Alloh muliakanlah kami semua.


Share:

Hari Batik: Momen Meneruskan Karya Adiluhung

 

Suasana talk show Hari Batik di Gedung Batari, bersama mbak Astrid calon wawali Solo

Bu Novi ada di talk show hari batik di gedung Pertemuan Batari, Kamis 24 Oktober 2024.

Ada mbak Astrid, calon wawali kota Surakarta.

Bu Novi Saptina pensiun SD Muhi ini masih selalu aktif mengikuti kegiatan- kegiatan ilmiah di Solo. Ya, mengejar dulu yang waktu masih dinas belum terlaksana.

Kegiatan terakhir apa bu Novi? Mengikuti lomba yg disitu saya ungkapkan potensi lansia dalam perekonomian akar rumput dan UMKM.

Lalu pendapat bu Novi di pertemuan festifal batik Batari  ini bu Novi? 

Yah, ini momen anak bangsa untk meneruskan karya adiluhung yang membuat iri bangsa lain. Inovasi harus terus dikembangkan, bpk Ir H Nawan Basuki, pimpinan Batari ini sudah membuka jalan untuk itu. Luar biasa usahanya. Mbak Astrid juga sudah berjanji mengembangkannya, kekayaan karya kita, di Indonesia yang kaya.

Ayo momen tepat mengayakan negri hijau yang hebat.





















Share:

Menuju 42 Tahun PPMI Assalaam: Inovasi dan Prestasi dalam Mewujudkan Pondok Pesantren Berwawasan Global


Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Kartasura, Sukoharjo, Surakarta, sedang memasuki babak baru dalam sejarah panjangnya. Dalam rangka menyongsong peringatan harlah ke-42, PPMI Assalaam mengambil langkah-langkah signifikan untuk mewujudkan visi besar mereka: menjadi pondok pesantren yang berwawasan global. Salah satu momen penting dalam perayaan ini adalah kontribusi berharga dari salah satu asatidz PPMI Assalaam, Ustadz Yan Surono, yang telah mempersembahkan tiga hak cipta berupa instrumen penelitian yang sangat relevan dan inovatif.

Instrumen Penelitian Lingkungan Belajar, Instrumen Penelitian Gaya Belajar, dan Instrumen Penelitian Pengaturan Diri (Self-Regulated Learning) adalah buah karya dari Ustadz Yan Surono. Ketiga instrumen ini bukan hanya sekadar alat penelitian, melainkan juga representasi nyata dari komitmen PPMI Assalaam dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung perkembangan optimal para santrinya. Langkah ini sejalan dengan dukungan penuh dari Kepala Unit Penjamin Mutu, Ustadz H. Asa Zein Muttaqin, S.Pd, yang digantikan pejabat baru Ustadz Drs. H. Djoko Pramono yang selalu mendorong inovasi dan peningkatan kualitas di lingkungan pondok pesantren.

Mengupas Tiga Hak Cipta,

1. Instrumen Penelitian Lingkungan Belajar:

Instrumen ini dirancang untuk mengukur dan mengevaluasi kualitas lingkungan belajar di pondok pesantren. Lingkungan belajar yang kondusif adalah fondasi penting bagi kesuksesan pendidikan. Melalui instrumen ini, PPMI Assalaam dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaikinya. Dalam era di mana pendidikan harus selalu beradaptasi dengan perubahan global, pemahaman yang mendalam tentang lingkungan belajar menjadi sangat krusial. Instrumen ini membantu memastikan bahwa setiap elemen dari lingkungan belajar di PPMI Assalaam mendukung perkembangan akademik dan personal santri.

2. Instrumen Penelitian Gaya Belajar:

Setiap santri memiliki gaya belajar yang unik. Dengan instrumen ini, PPMI Assalaam dapat mengenali berbagai gaya belajar yang ada di kalangan santri dan menyesuaikan metode pengajaran agar lebih efektif. Pemahaman mendalam tentang gaya belajar ini memungkinkan para pendidik untuk memberikan bimbingan yang lebih personal dan efektif. Melalui pendekatan yang terpersonalisasi, PPMI Assalaam tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membangun kepercayaan diri santri dalam menghadapi tantangan akademik. Gaya belajar yang dikenal dan dihargai menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan memotivasi.

3. Instrumen Penelitian Pengaturan Diri (Self-Regulated Learning):

Pengaturan diri adalah kemampuan penting yang harus dimiliki oleh setiap santri. Instrumen ini membantu mengukur tingkat kemandirian santri dalam mengatur proses belajar mereka sendiri. Dengan demikian, PPMI Assalaam dapat mendorong santri untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan bertanggung jawab. Di dunia yang semakin kompetitif, kemampuan untuk belajar secara mandiri dan efektif sangatlah penting. Instrumen ini tidak hanya membantu dalam evaluasi, tetapi juga dalam pengembangan program-program yang memfasilitasi pengembangan keterampilan pengaturan diri.

Menuju Pondok Pesantren Berwawasan Global

Tema "Menuju Pondok Pesantren yang Berwawasan Global" bukan sekadar slogan, melainkan sebuah visi yang nyata dan terarah. Dalam era globalisasi ini, pondok pesantren harus mampu beradaptasi dan bersaing di tingkat internasional. Inovasi dalam pendidikan, seperti yang ditunjukkan oleh Ustadz Yan Surono, adalah langkah penting menuju tujuan tersebut.

PPMI Assalaam terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program dan inovasi. Dukungan dari para asatidz, pengurus, dan seluruh komunitas pesantren menjadi kunci utama dalam mencapai visi besar ini. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, PPMI Assalaam yakin dapat menjadi pondok pesantren yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Sebagai pondok pesantren yang berwawasan global, PPMI Assalaam juga berkomitmen untuk mempersiapkan santrinya menghadapi tantangan global. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus pada ilmu agama, tetapi juga mencakup pengetahuan umum dan keterampilan abad 21. Hal ini penting agar para santri dapat bersaing di dunia yang semakin kompleks dan dinamis.

Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Inovasi

Inovasi dalam pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk mencapai visi global PPMI Assalaam. Dalam hal ini, PPMI Assalaam telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain mengembangkan instrumen penelitian yang inovatif, PPMI Assalaam juga terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi para asatidz dan staf pendukung. Pelatihan dan workshop secara rutin diadakan untuk memastikan bahwa para asatidz selalu memiliki pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam bidang pendidikan.

Dukungan Komunitas dan Kerjasama Internasional

Untuk mencapai visi global, PPMI Assalaam juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri. Kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan internasional memungkinkan PPMI Assalaam untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik dari seluruh dunia. Selain itu, para santri juga diberi kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar dan kompetisi internasional, yang tidak hanya meningkatkan wawasan mereka tetapi juga memperkuat jaringan global PPMI Assalaam.

Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi

Era globalisasi membawa serta berbagai tantangan dan peluang. Bagi PPMI Assalaam, tantangan utama adalah bagaimana menyeimbangkan antara nilai-nilai tradisional dan tuntutan modernitas. Di satu sisi, PPMI Assalaam harus mempertahankan nilai-nilai agama dan budaya yang telah menjadi identitasnya selama ini. Di sisi lain, PPMI Assalaam juga harus siap beradaptasi dengan perubahan global dan mempersiapkan santrinya untuk menghadapi dunia yang terus berkembang.

Namun, di balik tantangan ini terdapat peluang besar. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, PPMI Assalaam dapat memperluas jangkauan dan dampaknya. Pendidikan online, misalnya, dapat menjadi salah satu cara untuk menjangkau lebih banyak santri di berbagai belahan dunia. Selain itu, teknologi juga memungkinkan PPMI Assalaam untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih interaktif dan menarik.

Peningkatan Fasilitas dan Infrastruktur

Untuk mendukung visi global, PPMI Assalaam juga terus meningkatkan fasilitas dan infrastrukturnya. Pembangunan gedung-gedung baru, perbaikan fasilitas belajar, dan penyediaan sarana teknologi yang memadai adalah beberapa langkah yang diambil untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Fasilitas yang memadai tidak hanya meningkatkan kenyamanan belajar, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang penting untuk pengembangan holistik santri.

Komitmen terhadap Kualitas dan Integritas

Kualitas dan integritas adalah dua hal yang tidak bisa ditawar dalam upaya mencapai visi global. PPMI Assalaam selalu berkomitmen untuk menjaga standar kualitas pendidikan yang tinggi. Sistem penjaminan mutu yang ketat diterapkan untuk memastikan bahwa setiap aspek pendidikan di PPMI Assalaam memenuhi standar yang telah ditetapkan. Selain itu, integritas juga menjadi prinsip dasar yang selalu dijunjung tinggi. Kejujuran, tanggung jawab, dan etika adalah nilai-nilai yang selalu ditanamkan kepada setiap santri.

Membangun Generasi Unggul

Pada akhirnya, tujuan utama dari semua upaya ini adalah untuk membangun generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan. Dengan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berwawasan global, PPMI Assalaam berkomitmen untuk melahirkan generasi pemimpin yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Peringatan harlah ke-42 PPMI Assalaam adalah momen refleksi dan kebanggaan atas perjalanan panjang yang telah dilalui. Dengan inovasi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para asatidz, seperti Ustadz Yan Surono, PPMI Assalaam terus melangkah maju menuju masa depan yang gemilang. Mari bersama-sama mendukung dan merayakan pencapaian ini, sambil terus bekerja keras untuk mewujudkan pondok pesantren yang berwawasan global, bermutu, dan berintegritas tinggi.

Share:

Pelatihan Instruktur MPKSDI Kota Surakarta di Ma'had Aisyiyah, 27 Juli 2024

 









Pelatihan Instruktur MPKSDI Kota Surakarta di Ma'had Aisyiyah, 27 Juli 2024












Share:

Bermanfaat Sepanjang Hayat

 

















Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289)

Saudaraku, menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Setiap Muslim diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman:

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ

Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri.” (QS. Al-Isra:7)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ

Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)



Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Mengenai MPKSDI Solo

Email: mpksdimuhammadiyahsolo@gmail.com

YouTube MPSDI

Cari Blog Ini