• Pengukuhan

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah dalam melaksanakan keputusan Muktamar ke-48 perlu mengangkat Anggota Pimpinan Majelis/Lembaga/Biro untuk menyelenggarakan program, kegiatan, amal usaha, dan membantu bidang-bidang tertentu yang bersifat pelaksanaan kebijakan untuk mencapai tujuannya.

  • Serah Terima Pengurus MPK lama Kepada Pengurus MPK Baru

    Agenda : 1. Serah Terima Pengurus MPK lama Kepada Pengurus MPK Baru 2. Menyusun Progam Kerja.

  • Sesuai lampiran SK PDM No 016/KEP/III.O/D/2023

    tentang pengesahan susunan dan pengangkatan anggota majelis, supervisor Prof Dr H Sofyan Anif MSi, Konsultan H Ahmad Sukidi MPd, Ketua Suyanto MPdI, Wakil Ketua 1 Drs H Sukendar MPd, Wakil Ketua 2 Pramuseto Rahman SPd, Sekretaris Abdul Afif Amrullah SPsi, Wakil Sekretaris Fajar Tri Winarno SSos, Bendahara Joko Kendro Maryanto SE, Wakil Bendahara Muhammad Halim Maimun SE MM.

  • K.H. Ahmad Dahlan

    Mendirikan Muhammadiyah pada tanggal 18 Zulhijjah 1330 H, atau bertepatan dengan tanggal 18 Desember 1912. Ahmad Dahlan bernama kecil Muhammad Darwisy lahir pada tahun 1868 di Kampung Kauman Yogyakarta dan meninggal dunia pada tanggal 25 Febuari 1923 dalam usia 55 tahun.

  • Pengembangan Kader

    Muhammadiyah (pada saat berdiri ditulis Moehammadijah) adalah nama gerakan Islam yang lahir di Kauman Yogyakarta tanggal 18 November 1912. Pada saat waktu berdirinya dan mengajukan pengesahan kepada pemerintah Hindia Belanda menggunakan tanggal dan tahun Miladiyah.

Tampilkan postingan dengan label Persyarikatan dan Organisasi Otonom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persyarikatan dan Organisasi Otonom. Tampilkan semua postingan

Kegiatan Outbound Ma'had Universitas 'Aisyiyah Surakarta Pererat Persaudaraan Mahasantri












Surakarta – Mahad Universitas Aisyiyah Surakarta menggelar kegiatan outbound yang berlangsung meriah di halaman Mahad pada Minggu, 27 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasantri dari berbagai program studi.

Outbound ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar mahasantri lintas program studi, sekaligus menjadi ajang penyegaran di tengah kesibukan akademik. Berbagai permainan dan kegiatan kelompok dirancang untuk mendorong kerja sama, kekompakan, dan komunikasi antar peserta.

“Kegiatannya sangat menyenangkan. Saya jadi lebih mengenal teman-teman satu angkatan dari program studi lain yang sebelumnya belum pernah saya ajak berinteraksi,” ujar Fareno, Mahasiswa D4 Fisioterapi semester 2.

"Saya sangat senang dapat ikut serta pada acara tersebut, itu menegangkan namun juga mengasikan" Ujar Radja yang Juga Mahasiswa D4 Fisioterapi.

Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan membangun semangat kolaborasi antar mahasantri dalam kehidupan kampus.

Kelompok 4

Nama kelompok 

1. Ridwan Munir Dwi Kurnia 

2. Afrizal Auval Khaqiqi

3. Ramadhanu Arya

4. Muhammad Fareno

5. Fathoni Rosyid 

6. Galang Probo Waseso

7. Muhammad Ananta Radja Barrus

8. Rasyid Abdillah





Share:

Pemilihan Umum Raya BEM ITS PKU Muhammadiyah Surakarta: Wujudkan Pemimpin Mahasiswa yang Berani dan Inovatif



Surakarta, 9 Juli 2024 - Pemilihan Umum Raya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta telah sukses digelar. Acara ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk beraktualisasi dalam memilih pemimpin yang berani mengatakan benar, berbuat benar, serta menyampaikan kebenaran. Pemilu ini bertujuan untuk menegakkan keadilan dan kepastian hukum serta menciptakan sikap kritis, aktif, dan inovatif di kalangan mahasiswa.

Dalam pemilu yang berlangsung pada Selasa, 9 Juli 2024, dari pukul 09.00 hingga 13.00 di Auditorium ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dan G.Form untuk mahasiswa yang sedang praktek di RS, antusiasme mahasiswa sangat tinggi. Pemilu diikuti oleh 300 pemilih, dengan 233 peserta offline dan 67 peserta online, yang terdiri dari mahasiswa semester 2 hingga 8.

Para kandidat yang berkompetisi dalam pemilu ini ada 3 antara lain Kholiq Azizil A dari Prodi D4 Elektromedis Semester 4, Dewi Anjarwati dari Prodi S1 Gizi Semester 4 dan Safira Vega* dari Prodi S1 Gizi Semester 4.

Hasil pemilu ini akhirnya menetapkan *Kholiq Azizil A* sebagai Presiden BEM ITS PKU Muhammadiyah Surakarta yang baru. Kholiq menyampaikan terima kasihnya, "Terima kasih kepada teman-teman yang sudah memilih dan mempercayai saya sebagai Ketua BEM 2024/2025. Semoga saya dapat menjadi pemimpin yang amanah dan berkompeten."

Pesan ini disampaikan oleh Iqbal, mantan Presiden BEM, yang menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus berkomitmen pada nilai-nilai keadilan dan integritas.

Dengan terpilihnya ketua baru, diharapkan BEM ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dapat semakin inovatif dan kreatif, serta mampu membawa perubahan positif bagi kampus.



Share:

Dwi Jatmiko Dikukuhkan Korps Mubalig Muda Muhammadiyah

 


Belajarlah sepanjang hayat. Itulah pesan yang disampaikan ustaz Dwi Jatmiko usai pembukaan “Pengukuhan dan Penguatan Korps Mubalig Muda Muhammadiyah Kota Surakarta 2024’ di Aula Balai Muhammadiyah, Keprabon, Minggu (26/5/2024).

Pesan itu mengandung makna bahwa setiap orang perlu terus menuntut ilmu, tak hanya terbatas di lembaga-lembaga pendidikan formal. “Seseorang bisa memiliki banyak pengetahuan jika dia mau belajar,” ujar Jatmiko, sapaan akrabnya.

Selain tercatat sebagai guru di Sekolah Penggerak Pendidikan Karakter Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SD Muhammadiyah (SDM), Jatmiko aktif berceramah di RRI Pro 1 Surakarta. Dia juga anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) serta sebagai Keluarga Besar Dai Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Pria kelahiran Desa Bodean, Sragen, 10 Juli 1985 ini mengaku mulai berdakwah sejak sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP). “Saat itu bertepatan dengan pengajian Isra Miraj karena kyainya sakit. Karena saya santrinya, ditunjuklah saya oleh panitia Isra Miraj (untuk memberi ceramah),” kisahnya.

Setelah itu, dia terus belajar agar menjadi penceramah yang baik. “Aja kesel tumindak apik, mengajak masyarakat saling peduli sesama, lingkungan maupun agama,” ujarnya.

Alumni Pascasarjana Universitas Raden Mas Said Surakarta ini pernah dipercaya memberi siraman rohani Islam di Solopos FM Surakarta, dan radio swasta lainnya, imam Masjid dan Musholla ketika Ramadan, Khutbah Jumat, Idul Fitri dan Idul Adha.

“Terima kasih telah dikukuhkan sebagai korps Mubaligh Muhamamdiyah. Semoga mampu menjalankan amanah penuh tanggung jawab dan semata-mata untuk memperoleh ridha Allah,” ucapnya.

Hadir memberi pembekalan kepada 39 kader muda mubalig Muhammadiyah Kota Solo. Antara lain Aang Kunaepi, Ketua Majelis Tablig PDM Kota Semarang yang juga anggota Korps Mubalig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Kemudian, Wakil Ketua PDM Kota Solo, Subari, serta Ketua MTDK PDM Kota Solo, Ahmad Sukidi.

Kiai Subari saat sambutan memberi pesan kepada mubalig muda Muhammadiyah untuk wajib memiliki Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah. HPT adalah kumpulan fatwa dan pendapat keagamaan yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Muhammadiyah yang menjadi rujukan warga persyarikatan.

HPT dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajid setelah melalui proses tajdid atau pembaharuan dengan sumber-sumber yang sahih.




Share:

UMS Kukuhkan 3 Guru Besar, Perkuat Posisi UMS sebagai Perguruan Tinggi Ternama yang Memiliki SDM Berkualitas

 


UMS Kukuhkan 3 Guru Besar, Perkuat Posisi UMS sebagai Perguruan Tinggi Ternama yang Memiliki SDM Berkualitas

PABELAN – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) secara resmi mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pengukuhan dilakukan pada Senin, (27/11) di Auditorium Moh Djazman, Kampus I UMS. Sidang terbuka dipimpin langsung oleh Rektor UMS, Prof., Dr., Sofyan Anif., M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor UMS mengungkapkan bahwa percepatan guru besar ini memperkuat posisi UMS sebagai Perguruan Tinggi (PT) ternama, yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. 

Sofyan Anif mengungkapkan selain tiga guru besar yang dikukuhkan pada kesempatan ini, sebetulnya ada enam dosen yang akan dikukuhkan menjadi guru besar. Sehingga pada bulan Desember nanti akan bertambah tiga guru besar di UMS.

“Insyaa Allah, pada akhir Desember nanti UMS akan menambah guru besar lagi, semoga sesuai rencana yang telah disusun, dapat menjadi modal menuju tahun 2029 sesuai visi UMS menjadi World Class University (WCU),” tegas Rektor UMS itu.

Dalam pidato pengukuhan, Prof., Dr., Drs., Sabar Narimo, M.M., M.Pd., Guru Besar ke-44 UMS itu menjelaskan tentang ‘Culturally Responsive Teaching (Crt) dalam Pembelajaran Hasthalaku Sekolah Adipangastuti’. Pada akhir orasi tersebut, dirinya menyampaikan cerita menarik mengapa orang tuanya memberi nama Sabar Narimo.

“Dulu saya 12 tahun di bully dan saya protes pada orang tua saya, kenapa nama saya Sabar Narimo. Padahal lebih cocok dipanggil Bambang. Tetapi sekarang saya paham, nama adalah sebuah harapan. Karena saya punya penyakit darah tinggi, obatnya bukan obat-obatan yang dijual di pasaran, tetapi obatnya adalah mengingat nama saya, Sabar Narimo menghadapi kenyataan,” paparnya disertai tepuk tangan yang riuh dari peserta Sidang Terbuka Senat itu. 

Kemudian, Guru Besar ke-45 UMS, Prof., Ir. ,Waluyo Adi Siswanto, M.Eng., Ph.D., menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul ‘Teknologi Simulasi dan Optimisasi Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Manufakturing’.

Saat ini, Profesor Waluyo Adi Siswanto ditugaskan oleh Muhammadiyah pada ranah Internasional sebagai Vice Chancellor di Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) yang berlokasi di Perlis, Malaysia. Profesor Waluyo Adi Siswanto ini lah orang pertama dari Indonesia yang tercatat dalam sejarah yang menjadi Rektor pertama Indonesia di universitas luar negeri.

Dalam kesempatan itu, Guru Besar Bidang Psikologi Umum, Prof., Dr., Sri Lestari, S.Psi., M.Si., mengangkat judul ‘Revitalisasi Keberfungsian Keluarga Melalui Transmisi Nilai Untuk Mewujudkan Generasi yang Sejahtera dan Empatik’.

“Dampak dari keberfungsian keluarga ini apabila berfungsi maka akan terwujud kesejahteraan keluarga, dan apabila keluarga tidak berfungsi maka akan menimbulkan problem psikologis/kesehatan mental,” tegas Guru Besar ke-46 UMS itu. 

Amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang diwakiliki Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof., Dr., Bambang Setiaji., menyampaikan selamat kepada UMS yang berhasil menambah guru besar.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas nama Majelis Dikti pada usaha UMS untuk meningkatkan SDM, juga Pak Waluyo sbg komandan UMAM. Mohon didukung Pak Rektor, karena pendiri UMAM adalah UMS,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Share:

Biro Kemahasiswaan UMS Adakan Sosialisasi Skema PKM

 


SOLO - Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan webinar series Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Webinar tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada para mahasiswa UMS.

Dalam pembukaan webinar series (13/11), Ir., Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., melaporkan, pada tahun 2023 terdapat 1.853 judul proposal yang mengikuti seleksi internal UMS, dan sebanyak 399 proposal diunggah di Simbelmawa, dan 46 proposal mendapatkan dana ataupun insentif. Dia juga melaporkan bahwa di tahun ini, terdapat dua tim yang lolos hingga ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Webinar Series PKM ini akan berlangsung selama empat hari dimulai dari 13-16 November melalui Zoom Meeting dan disiarkan pada saluran youtube resmi Kemahasiswaan UMS. Dalam webinar tersebut, semua skema PKM dipaparkan. Skema PKM tersebut adalah PKM-RE (Riset Eksakta), PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-PM (Pengabdian Masyarakat), PKM-PI (Penerapan IPTEK), PKM-KC (Karsa Cipta), PKM-KI (Karya inovatif), dan PKM-VGK (Video Gagasan Konstruktif).

"Webinar ini merupakan rangkaian tahap awal dalam rangka penerimaan dan proses seleksi PKM untuk pendanaan tahun 2024," ungkap Fatih Hendrawan.

Fatih juga menyebutkan, beberapa tanggal penting yang perlu dicatat oleh mahasiswa. Rangkaian seleksi internal proposal PKM dibuka pada 13 November, dan masa unggah proposal melalui simpkm.ums dimulai pada 30 November - 7 Januari 2024. Kemudian pemberian review 15-20 Januari, dan dilanjutkan pengumuman seleksi proposal.

"Setelah diumumkan hasil seleksinya, maka setiap tim yang lolos diseleksi internal akan dilakukan pembinaan-pembinaan dan perbaikan dari hasil review. Sehingga nanti betul-betul berkualitas proposal PKM adek-adek, menjadi siap unggah ke Simbelmawa dan siap untuk didanai," ungkap Kabag Penalaran, Kreativitas & Soft Skill Biro Kemahasiswaan UMS itu.

Dia juga berharap. ada peningkatan jumlah proposal yang lolos untuk didanai atau mendapatkan insentif dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu pula, Wakil Rektor III UMS Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa PKM merupakan program yang dirancang agar mahasiswa memiliki inovasi dan kreativitas.

"Program ini memang dirancang agar mahasiswa memiliki nilai inovasi dan kreativitas melalui sebuah program yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia, yang tentu ini akan menjadikan bagian dari pemerintah dan tentu UMS. Dan kita sudah memiliki banyak pengalaman dan banyak prestasi saya kira," ujar Ihwan Susila.

Ihwan Susila juga menyambut dengan hangat kegiatan webinar series yang diusung oleh Biro Kemahasiswaan UMS itu.

"Dan tentu saya menyambut gembira karena ini sudah dimulai sejak dini untuk bisa menyiapkan proposal dengan baik," ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia berpesan agar mahasiswa tidak perlu khawatir ketika berhadapan dengan universitas lain yang memang memiliki kualitas yang baik yang dibuktikan dengan sudah banyak yang lolos PIMNAS.

Namun hal tersebut tidak menjadikan ketidakmungkinan bagi UMS. sebab UMS juga telah mempersiapkan dari awal dan faktanya banyak proposal dari UMS yang lolos untuk didanai atau mendapatkan insentif, serta lolos hingga PIMNAS.

Wakil Rektor III UMS juga mengatakan, bahwa PKM ini menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, karena melalui PKM banyak skill yang dapat diasah.

"Ketika kita bisa menyusun proposal dengan baik, artinya kita sudah memiliki kemampuan komunikasi terutama komunikasi tertulis dan tentu saja nanti ketika presentasi ada kompetensi lain yaitu komunikasi lisan dan sebagainya," papar Ihwan.

Selain itu, PKM juga menjadi ruang mahasiswa untuk berkreasi, menimba pengalaman untuk bekerja dalam sebuah teamwork dan mengerjakan sebuah project, tambah Ihwan Susila.

"Tentu saja ini akan sangat bermanfaat untuk daya saing lulusan. Dan oleh karena itu manfaatkan sebaik-baiknya webinar series ini," pungkasnya. (Maysali/Humas)

Share:

Bacakan Puisi di Depan Peserta Konferensi Mufasir Muhammadiyah, Kiai Cepu Sampaikan Makna Mendalam



SURAKARTA - Dalam acara pembukaan Konferensi Mufasir Muhammadiyah, Kusen, S.Ag., MA., Ph.D., atau yang dikenal dengan Kiai Cepu membacakan puisi kepada peserta konferensi pada Jumat, (10/11)  yang dilaksanakan di Ruang Meeting Lt.2 Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS.  

Sebagai Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), Kiai Cepu, saat diwawancarai mengungkapkan bahwa dirinya ingin mengenalkan dan mempopulerkan seni kepada peserta Konferensi Mufasir, karena di Muhammadiyah dakwah melalui seni ini kurang populer.

Dia memaparkan bahwa saat ini kondisinya adalah orang tafsir tidak mengerti seni, dan orang seni tidak mengerti tafsir. Padahal semestinya, orang seni mengerti tafsir, orang tafsir juga mengerti seni. Jika itu terjadi, maka akan menjadi sesuatu yang 'keren'.

“Sehingga hadirnya saya di tengah-tengah peserta konferensi ini sebagai simbol pesan, karena sejatinya seni dan tafsir atau seni dan agama itu adalah satu kesatuan yang utuh. Dakwah melalui seni, saya sebagai wakil LSBO PPM sudah menjadi tugas saya untuk memahamkan dan mencontohkan bahwa seni itu keren, karena itu layak untuk dipanggungkan, dan untuk disimak,” tegasnya.

Dia menyampaikan bahwa puisi-puisi yang dibacakannya tadi, seperti puisi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), narkoba, adalah berdasarkan realitas kehidupan nyata. 

“Apabila saya memposisikan diri sebagai sastrawan maka akan saya respon, saya sebagai teater saya buat naskah. Di sini saya mengambil seni sebagai bentuk jihad, tetapi sayangnya saya tidak pandai membuat puisi cinta. Puisi yang bertemakan cinta ini saya tuliskan dan saya buat  satu-satunya saat masih di bangku kelas 3 SMP,” paparnya sembari bergurau. 

Puisi menjadi respon Kiai Cepu terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat. Seperti puisi tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia, juga ketika BBM dinaikkan, maka tahun 2005 Kiai Cepu merespon dengan membuat puisi. 

“Tujuan dari kemerdekaan adalah kesejahteraan. Namun sudah sejak 100 tahun yang lalu Indonesia merdeka, tetapi rakyatnya belum sejahtera. Maka saya menolak kemerdekaan, karena bagi mereka yang penting adalah perut. Itu adalah satir,” paparnya.

Selain itu, Wakil Ketua LSBO PPM itu juga membawakan puisi mengenai muridnya yang meninggal dunia akibat narkoba.

“Sebagai bentuk kemarahan saya terhadap kejadian itu, saya membuat puisi,” ujarnya.

Kiai cepu mengungkapkan, bahwa dirinya dididik oleh Muhammadiyah untuk melakukan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

“Sehingga melalui seni, seperti puisi, teater dan bentuk lainnya adalah responku untuk memberikan pesan kepada masyarakat. Selain itu, seni juga saya manfaatkan untuk merespon atau melawan kezaliman dan ketidakadilan yang terjadi,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Share:

PENGABDIAN MASYARAKAT ITS PKU MUHAMMADIYAH MEMBERIKAN HIBAH ALAT

 


TINGKATKAN FASILITAS PELAYANAN POSYANDU LANSIA TIM PENGABDIAN MASYARAKAT ITS PKU MUHAMMADIYAH MEMBERIKAN HIBAH ALAT

Oleh

Tim PKM Institut teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta Lolos Pendanaan DRTPM Kemendikbudristek tahun 2023

 

Telah dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Peduli Diabetes Mellitus Melalui Pemberdayaaan Kader Posyandu Lansia Salak Kabupaten Karanganyar berupa Penyerahan Hibah Alat. Kegiatan dilakukan di Kebayanan Dusun Songgorunggi Desa Dagen Kecamatan Jaten Kabupaten   Karanganyar. Kegiatan PKM ini sebagai wujud impelementasi Hibah PKM dari DRTPM Kemendikbudristek tahun 2023 oleh tim PKM Institut teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta dengan ketua tim Retno Dewi Noviyanti, S.Gz., M.Si, kegiatan ini sangat mendukung pelaksanaan catur dharma  perguruan  tinggi khususnya  pengabdian  kepada masyarakat.

Hibah alat pendukung  posyandu lansia diberikan  kepada Posyandu Lansia  Salak Dusun Songgorungi Desa Dagen Kecamatan  Jaten  Kabupaten Karanganyar. Besaran nilai hibah mendekati nominal Rp 10.000.000, 00. Adapun  alat hibah  yang diberikan berupa serangkaian alat untuk mendukung pelayanan  posyandu 5 meja berupa  meja  dan kursi, alat untuk  pemeriksaan  tanda-tanda vital berupa tensimeter digital, snelen, alat pemeriksaan  status   gizi  berupa timbangan persen lemak, timbangan digital, microtoice, metlin,  set alat pemeriksaan  laboratorium darah sederhana  berupa  GCU dan bahan habis pakainya  serta  alat untuk  mendukung pembuatan Pemberian  Makanan  Tambahan  (PMT) untuk membuat produk olahan berbahan dasar bekatul (rice bran )  untuk penderita  Diabetes Mellitus berupa oven,  mixer,  ayakan 80 mesh,  penggiling adonan,  cetakan kue,  spatula,  kuas dll .

Penyerahan hibah alat pendukung posyandu lansia diwakili oleh tim pengabdi dari ITS PKU Muhammadiyah Surakarta ibu Wijayanti, SST, M.Kes  dan  Bpk Agung Setya  Wardana, S.TP, M.Si. Tim pengabdi berharap dengan bantuan hibah ini dapat meningkatkan pelayanan lansia terstandar secara kontinu serta menjadi posyandu lansia mandiri, adanya kerjasama dengan lintas sektor bersama PKK dalam penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bahan makanan lokal.

Bantuan Hibah PKM diterima oleh Kepala Dusun Songgorungi sekaligus sebagai penanggung jawab Posyandu Lansia Salak Bpk Ismail Shaleh, S.Pd. Beliau menyampaikan harapan dengan adanya bantuan hibah alat posyandu lansia ini dapat mendukung pelaksanaan posyandu dalam deteksi dini penyakit tidak menular, meningkatkan status kesehatan Masyarakat khususnya lansia serta dapat meningkatkan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Dusun Songgorunggi.  Kegiatan bantuan hibah ini dapat terselenggara dengan baik atas kerjasama ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan Dusun Songgorunggi Desa Dagen Kabupaten Karanganyar.

.

 


Share:

Predikat Istimewa diraih RS PKU Bantul Sebagai RS Syariah

 


Predikat Istimewa diraih RS PKU Bantul Sebagai RS Syariah

Bantul (2/11) Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul (RS PKU Bantul) menerima sertifikat RS Syariah dengan predikat ISTIMEWA pada hari Senin 30 Oktober 2023. Sertifikat diserahkan oleh dr. Agus Sukaca, MPH Ketua tim sertifikasi SIRSMA MPKU PP Muhammadiyah dan diterima oleh H. Saebani, MPd yang merupakan Ketua BPH RS PKU Bantul disaksikan , dr. Ahmad Faesol , Sp.Rad, MMR Wakil Ketua PWM DIY, dan segenap Direksi dan Manajemen RS PKU Bantul. Predikat Istimewa ini merupakan standar tertinggi (bintang 5) yang diberikan SIRSMA (Standar Islami Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah) MPKU PP Muhammadiyah. Standar Islami Rumah Sakit yang dikembangkan oleh Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PP Muhammadiyah merupakan perwujudan dari integrasi layanan RS yang berkualitas, Syar'i dan Islami. 

"Perolehan sertifikat ini membuktikan layanan RS PKU Bantul telah sesuai standar medis dan Islami sebagaimana yang telah dicanangkan oleh MPKU PP Muhammadiyah dan sejalan dengan visi misi RS PKU Bantul yakni mewujudkan RS yang memiliki layanan Islami,  mampu bersaing secara global dan menjadi pilihan umat", ujar Direktur Utama RS dr. Nurcholid Umam K, Sp.A, M.Sc dan diamini oleh H. Saebani MA Ketua BPH RS.

Sementara dr. Agus Sukaca, MPH, Ketua tim sertifikasi SIRSMA MPKU PP Muhammadiyah mengatakan, "Capaian ISTIMEWA ini patut disyukuri bersama, tetapi yang perlu diingat adalah ini bukanlah akhir dari pencapaian, tapi awal dari perjuangan mempertahankan dan meningkatkan layanan yang Islami dan berkualitas".

Senada disampaikan oleh dr. Ahmad Faesol Wakil Ketua PWM DIY, dalam penyataannya menyampaikan PWM DIY mengapresiasi prestasi RS PKU Muh Bantul ini, beliau berpesan agar penghargaan ini menjadi penumbuh semangat untuk mewujudkan masyarakat islami di persyarikatan terkhusus di Amal Usaha Muhammadiyah Bantul yakni RS PKU Muh Bantul, dengan harapan kedepan RS PKU Bantul akan semakin di cintai oleh masyarakat bantul.

Share:

Hari Jadi Ke 65 Universitas Muhammadiyah Surakarta

 


MPKSDISOLO- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah berdiri sejak m1958. Tepat 24 Oktober hari ini, UMS menginjak usia ke-65 tahun. Perayaan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Keunggulan, Menjaga Keselarasan".

Selamat dan sukses Milad UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA...ke-65 semoga maju terus go Internasional.... Aamiin

Share:

WISUDA ITS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA DIIKUTI 344 WISUDAWAN DARI SABANG SAMPAI MERAUKE




WISUDA ITS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA DIIKUTI 344 WISUDAWAN DARI SABANG SAMPAI MERAUKE

Surakarta, 23 September 2023

ITS PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan Sidang Senat Terbuka dalam Rangka WISUDA Sarjana, Sarjana Terapan dan Diploma ke 31 Tahun 2023. 

Pada hari ini, Sabtu, 23 September 2023, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan Upacara Wisuda Program Sarjana, Sarjana Terapan dan Diploma yang diikuti 344 wisudawan dari sabang sampai merauke dalam artian 34 Provinsi dari 7 prodi antara lain S1 Keperawatan Ners, S1 Informatika, S1 Gizi, D4 Keperawatan Anestesi, DIV Teknologi Rekayasa Elektro medis, D3 Kebidanan dan D3 Keperawatan. 

Disampaikan Weni Hastuti bahwa "pimpinan serta seluruh sivitas akademika ITS PKU Muhammadiyah Ska menyampaikan dengan penuh kebanggaan bahwa hal ini sebagai salah satu perwujudan tanggung jawab kami kepada Persyarikatan Muhammdiyah, bangsa dan negara Indonesia. Pada wisuda ke 31 ini, ITS PKU Muhammadiyah Ska mempersembahkan 344 wisudaawan/wisudawati yang berasal dari Fakultas Kesehatan, 323 wisudawan  S1 Keperawatan, S1 Gizi, D4 Keperawatan Anestesiologi Reguler, D3 keperawatan, D3 kebidanan. Selanjutnya dari Fakultas Sains dan Teknologi terdiri dari Sarjana terapan Teknik Elektromedik Reguler dan  S1 Informatika".

"Seiring kemajuan ilmu pengetahuan yang cukup pesat, pembenahan untuk pengembangan tetap kita tingkatkan secara intensif yang  berkesinambungan, baik di bidang administrasi, kepegawaian, maupun pelayanan, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai stakeholder tingkat lokal, nasional, dan internasional. Demikian juga dalam bidang akademik, pembenahan tetap ditingkatkan, termasuk pembenahan kurikulum OBE, sarana dan prasarana laboratorium, manajemen perkuliahan, evaluasi kinerja dan kemajuan dosen,  kerja sama dalam kegiatan catur dharma perguruan tinggi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun mancanegara, serta pembinaan SDM, termasuk karier serta kepangkatan dosen melalui studi lanjut S-3, baik di dalam maupun di luar negeri" Kata Weni Hastuti. 

"Selama beberapa tahun terakhir, kita banyak bergulat dengan salah satu isu yang sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang akan dihadapi oleh para wisudawan/wati. Hal itu terkait dengan apa yang disebut dengan era Revolusi Industri 4.0 (bahkan sudah memasuki era revolusi industri 5.0), dimana dikenal sebagai era kecerdasan buatan. Informasi dan pengetahuan tersedia dengan melimpah dan murah untuk hampir semua cabang ilmu pengetahuan dan persoalan kehidupan. Mulai hadirnya berbagai bentuk teknologi menakjubkan seperti robot cerdas, printer 3 dimensi, Global Positioning System (GPS), kecerdasan artifisial, Internet of Things (IoT), teknologi nano, serta rekayasa genetika, dan hadirnya machine learning. Machine Learning yang Growing: learning tidak hanya ada algoritma, tetapi memiliki mindset bahkan kecerdasan mesin yang memiliki kesadaran, artinya sudah memasuki lingkup emotional, social, dan spiritual intelligence" Lanjut Weni Hastuti.

 Di tengah arus perubahan yang cepat serta ketidakpastian yang tinggi tersebut, para wisudawan tidak punya banyak pilihan, kecuali menghadapinya dengan penuh semangat dan kepercayaan diri. Sikap terbaik yang dapat diambil para wisudawan adalah bersedia untuk terbuka terhadap perubahan dan siap untuk terus belajar. Untuk meningkatkan, memperdalam, dan memperluas ilmu pengetahuan Anda.

"Selama kuliah, Anda lebih banyak menggunakan otak kiri yang memiliki fungsi untuk kecerdasan manusia, menghafal, berpikir secara kritis, dan berlogika. Kemudian setelah lulus, Anda kembali ke masyarakat. Anda akan lebih banyak menggunakan otak kanan yang berhubungan langsung dengan daya imajinasi, kreativitas, dan inovasi, sehingga ketika terjun ke dunia kerja, Anda bisa lebih mandiri dan lebih kreatif" Ucap Weni Hastuti. .

 Dimanapun kalian berada, bertanggungjawab mengembangkan misi persyarikatan, mewujudkan masyarakat madani, tetap komitmen, istiqomah, jaga kejujuran dan tidak berbangga hati atau sombong. Menjalin persaudaraan terhadap sesama, baik itu tetangga dan masyarakat. Kuasailah dan milikilah keunggulan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. jika pintar syarat jadi sarjana, jika berduit syarat jadi sarjana maka seluruh orang pintar dan kaya sarjana semua, buktinya tidak. Maka sarjana itu karena berkah dari Allah maka bermimpilah dan berusahalah agar kalian sukses kedepan. 

Selanjutnya, marilah kita semua berdoa, Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan pada kita semua: rasa kepedulian, kebersamaan yang tinggi, kekuatan dan kesabaran dalam upaya mencapai cita-cita luhur kita untuk memajukan ITS PKU menuju kampus yang unggul dan membawa kemaslahatan untuk bangsa dan dunia. 

Disampaikan KH. Anwar Sholeh selalu Ketua PDM surakarta "ITS PKU Muhammadiyah dalam 2 tahun ini mengalami perubahan dan kemajuan yang sangat pesat sekali baik di prestasi, sarana prasarana bahkan Mahasiswa baru di ITS PKU dari tahun ke tahun mengalami penambahan yang sangat signifikan. ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada ITS PKU yang sangat luar biasa. Ini di tunjukkan dengan wisuda saat ini di ikuti 344 wisudawan yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia dari sabang sampai merauke.

 


Share:

Semarak Baitul Arqam ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

 

Semarak Baitul Arqam ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Share:

Faham Organisasi Otonom Muhammadiyah

 


MPKSDISOLO - Organisasi Otonom Muhammadiyah merupakan organisasi atau badan yang dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang dengan bimbingan dan pengawasan, diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangga sendiri, membina warga Persyarikatan Muhammadiyah tertentu dan dalam bidang-bidang tertentu pula dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah. 

Struktur dan Kedudukan

Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah sebagai badan yang mempunyai otonomi dalam mengatur rumah tangga sendiri mempunyai jaringan struktur sebagaimana halnya dengan Muhammadiyah, mulai dari tingka pusat, tingkat propinsi, tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa, dan kelompok-kelompok atau jama’ah – jama’ah.Ortom Muhammmadiyah dibentuk di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah jika memenuhi persyaratan sebagai berikut :

 1.       Mempunyai fungsi khusus dalam Persyarikatan Muhammadiyah

2.       Mampunyai Potensi dan ruang lingkup nasional

3.       Merupakan kepentingan Persyarikatan Muhammadiyah

Pembentukan Ortom Muhammadiyah ditetapkan oleh Tanwir Muhammadiyah (Lembaga Permusyawaratan Tertinggi setelah Muktamar Muhammadiyah) dan dilaksanakan dengan Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Adapun tujuan pembentukan Ortom Muhammadiyah adalah sebagai berikut:

 1.       Efisiensi dan efektifitas Persyarikatan Muhammadiyah

2.       Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah

3.       Dinamika Persyarikatan Muhammadiyah

4.       Kaderisasi Persyarikatan Muhammadiyah 

Hak dan Kewajiban

Dalam kedudukannya sebagai organisasi otonom yang mempunyai kewenangan mengatur rumah tangga sendiri, Ortom Muhammadiyah mempunyai hak dan kewajiban dalam Persyarikatan Muhammadiyah ialah sebagai berikut :

 1.  Melaksanakan Keputusan Persyarikatan Muhammadiyah

2.   Menjaga nama baik Persyarikatan Muhammadiyah

3.   Membina anggota-anggotanya menjadi warga dan anggota Persyarikatan Muhammadiyah ynag baik

4.   Membina hubungan dan kerjasama yang baik dengan sesama ortom

5. Melaporkan kegiatan-kegiatannya kepada pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah6.       Menyalurkan anggota-anggotanya dalam kegiatan gerak dan amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya

 Adapun hak yang dimiliki oleh Ortom Muhammadiyah ialah sebgai berikut :

 1.       Mengelola urusan kepentingan, aktivitas dan amal usaha yang dilakukan organisasi otonomnya

2.       Berhubungan dengan organisasi/ Badan lain di luar Persyarikatan Muhammadiyah

3.       Memberi saran kepada Persyarikatan Muhammadiyah baik diminta atau atas kemauan sendiri

4.       Mengusahakan dan mengelola keuangan sendiri 

Organisasi Otonom dalam Persyarikatan Muhammadiyah

Ortom dalam Persyarikatan Muhammadiyah mempunyai karakteristik dan spesifikasi bidang tertentu. Adapun Ortom dalam Persyarikatan Muhammadiyah yang sudah ada ialah sebagai berikut :

 1.       Aisyiyah

2.       Pemuda Muhammadiyah

3.       Nasyiyatul Aisyiyah

4.       Ikatan Pelajar Muhammadiyah

5.       Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

6.       Tapak Suci Putra Muhammadiyah

7.       Hizbul Wathan

Share:

Mengenal Persyarikatan Muhammadiyah



MPKSDISOLO - Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi yang menggunakan kata Persyarikatan. Penggunaan kata Persyarikatan  memiliki makna filosofis yang wajib dipahami oleh warga, anggota dan kadernya.

Kata Syarikah seperti dibahas pada tahun 1927 di Suara Muhammadiyah diambil dari (makna) perkumpulan beberapa orang untuk melakukan sesuatu untuk semufakat mungkin dan bersama-sama. Jadi istilahnya sudah sangat bagus dan indah. 

Filosofi kata Persyarikatan harus dipahami oleh warga Muhammadiyah untuk mengutamakan hasil keputusan dan pikiran mufakat organisasi ketimbang pikiran individu-individu manapun.

Jadi kata ‘syirkah’ diambil maknanya agar kita Muhammadiyah sebagai organisasi, sebagai himpunan itu terdiri dari orang-orang yang berkumpul, berhimpun menjadi satu, yang selalu bermufakat semufakat mungkin. Artinya ‘badlul juhdi’ (berusaha keras) untuk bermufakat pada hal-hal yang kemungkinan banyak berbeda dan menggerakkan organisasi secara bersama-sama.

Share:

Bismillah, Ijin Menyampaikan Agenda Hari Ini



Bismillah, ijin menyampaikan agenda hari ini, Mewakili Ketua Mas Yanto, menjamu Mahasiswa Unaiska. Unaiska mengadakan progam syarat wisuda untuk melaksanakan Observasi Amal usaha maupun Majelis. Teman-teman mahasiswa di kelompok ini memilik MPKSDI sebagai objek observasi tugas akhir.

Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Total Tayangan Halaman

Mengenai MPKSDI Solo

Email: mpksdimuhammadiyahsolo@gmail.com

YouTube MPSDI

Cari Blog Ini