Ganjaran Pahala Berlipat Ganda
Masjid Assiradj Pringgading Solo Sudah di Wakafkan Kepada Persyarikatan Muhammadiyah
Di tulis oleh Andy Ratmanto, SH
Sekretaris PRM Setabelan dan Ketua Majelis Kader PCM Banjarsari
Di daerah Pringgading Solo itu ada sebuah masjid yang dulunya adalah merupakan bangunan rumah. Sebut saja masjidnya bernama masjid Assiradj. Masjid Assiradj ini adalah merupakan wakaf dari almarhum Bapak H. Suratman Siradj. Alm Bapak H. Suratman Siradj itu adalah merupakan putra dari alm Bapak H. Abdullah Siradj.
Masjid Assiradj ini berada di tempat yang sangat strategis lokasinya. Masjid Assiradj ini dekat dengan rumah penduduk, dekat dengan pasar legi, dekat dengan toko luwes kestalan, dekat dengan keraton Mangkunegaran, dan juga dekat dengan sekolahan-sekolahan.
Masjid Assiradj Pringgading ini awalnya diketuai oleh bapak H. Suwarno Sumopradjarto. Bapak H. Suratman Siradj ini sebagai penasehat.
Masjid Assiradj Pringgading ini merupakan bangunan kuno. Masjid Assiradj Pringgading ini terdiri dari 2 lantai.
Imam shalat wajib di masjid Assiradj Pringgading yaitu :
1. Bapak H. Nurhadi W
2. Bapak H. Abdul Hadi.
Kegiatannya :
1. Pengajian rutin
2. TPA
3. Pengajian ibu-ibu
4. Pengajian remaja.
Masjid Assiradj Pringgading ini berdiri pada tahun 1989.
Jamaah yg shalat wajib banyak jumlahnya.
Pada tahun 2021 masjid Assiradj Pringgading Solo di renovasi oleh Tri Joko Suryanto. Karena takmirnya yang dulu sudah pada meninggal diantaranya adalah :
1. H. Suratman Siradj meninggal pada tahun 2009
2. H. Nurhadi
3. H. Abdul Hadi
4. H. Soewarno Sumopradjarto.
Sekarang masjid Assiradj Pringgading Solo di ketuai oleh Tri Joko Suryanto. Sebagai sekretaris nya adalah Andy Ratmanto. Bendahara nya adalah Mudiyarto.
Masjid Assiradj Pringgading Solo sekarang sudah jadi lebih baik dan lebih nyaman Lagi.
Setiap harinya ada yang selalu menyediakan minuman teh panas yaitu dari Pak Tumirin. Setiap hari Jumat ada nasi jumat berkah gitu. Jumat berkah di masjid Assiradj Pringgading Solo itu yang mengelola adalah Tri Joko Suryanto selaku ketua takmirnya. Yang menyumbang untuk Jumat berkah sudah ada. Alhamdulillah.
Saya Andy Ratmanto selaku sekretaris takmir masjid Assiradj Pringgading Solo itu kadang-kadang juga memberikan uang untuk Jumat berkah tersebut.
Andy Ratmanto ini adalah merupakan putra dari alm bapak H. Suratman Siradj dan cucu dari alm bapak H. Abdullah Siradj yang masih tinggal di deket masjid Assiradj Pringgading Solo. Keluarga yang lain sudah tidak ada yang tinggal di Pringgading Solo.
Perkuat Tali Silaturahmi, DPD Ummat Solo Gelar Halal bi Halal
SOLO – Alumni standardisasi Da’I Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Dwi Jatmiko SPdI MPd Gr CPS mengungkapkan pernyataan bahwa dirinya setuju bahwa selamatkan bumi air pertiwi, berjuang karena perintah ilahi.
Hal yang disampaikan Jatmiko saat mengisi ceramah dalam acara acara Halal Bi Halal Partai Ummat Kota Surakarta yang dihadiri DPD Partai Ummat (PU) se-Solo Raya besutan yang didirikan politikus senior Prof Dr Muhammad Amien Rais MA. Hadir juga sesepuh partai Ummat Asiyah Rais.
"Terima kasih saya diundang halal bi halal partai Ummat lewat mas Fahmi. Kebetulan sesama anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta," kelakar Jatmiko dalam acara yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Darmo Cahyono di Margoyudan, Solo, Minggu (5/5/2024).
Ini syarat-syarat partai ummat ingin membesar, sambung ustaz Jatmiko, Kalau partai Ummat ingin lebih besar maka harus silaturrahim ke pendiri partai Ummat yaitu Prof Dr Muhammad Amien Rais MA.
”Sering-seringlah berziarah. Pikiran kita ziarah bukan ke kuburan tapi silaturahmi ke umat dan masyarakat. Terjun ke umat dengan 4 peduli, peduli agama, peduli manusia, peduli lingkungan dan peduli sistem serta jangan lemah meninggalkan generasi yang lemah dalam berorganisasi,” katanya.
Dia menyitir firman Allah dalam Surat an-Nisa Ayat 9 yang artinya, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
Jatmiko berpendapat bahwa ayat tersebut bersifat umum. Bukan hanya lemah dalam sisi materi. Hal lain yang sangat penting untuk dikhawatirkan adalah meninggalkan generasi yang lemah dalam akidah dan ilmu pengetahuan tentang kepartaian.
“Tidak meninggalkan keturunan yang lemah ekonomi itu penting, tapi tidak lemah akidah kepartaian jauh lebih penting. Ikan membusuk dari kepala. Sebab kepala ikan di sini adalah sang pemimpin, sedang tubuhnya adalah mereka yang dipimpin, yang satu sama lain punya keterkaitan,” ungkapnya.
Kehidupan itu mengikat. “Kita sesama kader partai Ummat itu harus saling memaafkan. Partai itu harus tegak lurus seperti syahadat. Kita itu lemah dalam keteladanan. Ziaroh itu pikirannya jangan ke kuburan. Ngaji kita jangan terlalu eksklusif,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Ummat Kota Surakarta Tommy Bagus Mahendra menyatkan dalam sambutannya. “Hari ini adalah merupakan hari yang tepat untuk berkumpul saling memaafkan. Ini merupakan momentum yang istimewa. Semangat halal bi halal ini bisa kita bangun untuk menggapai keberkahan Allah SWT,” ujar Tommy.
Majukan dan Perkuat Tali Silaturahmi, DPD Ummat Solo Gelar Halal bi Halal
www.mpksdi.solocom – Alumni standardisasi Da’I Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Dwi Jatmiko SPdI MPd Gr CPS mengungkapkan pernyataan bahwa dirinya setuju bahwa selamatkan bumi air pertiwi, berjuang karena perintah ilahi.
Hal yang disampaikan Jatmiko saat mengisi ceramah dalam acara acara Halal Bi Halal Partai Ummat Kota Surakarta yang dihadiri DPD Partai Ummat (PU) se-Solo Raya besutan yang didirikan politikus senior Prof Dr Muhammad Amien Rais MA. Hadir juga sesepuh partai Ummat Asiyah Rais.
"Terima kasih saya diundang halal bi halal partai Ummat lewat mas Fahmi. Kebetulan sesama anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta," kelakar Jatmiko dalam acara yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Darmo Cahyono di Margoyudan, Solo, Minggu (5/5/2024).
Ini syarat-syarat partai ummat ingin membesar, sambung ustaz Jatmiko, Kalau partai Ummat ingin lebih besar maka harus silaturrahim ke pendiri partai Ummat yaitu Prof Dr Muhammad Amien Rais MA.
”Sering-seringlah berziarah. Pikiran kita ziarah bukan ke kuburan tapi silaturahmi ke umat dan masyarakat. Terjun ke umat dengan 4 peduli, peduli agama, peduli manusia, peduli lingkungan dan peduli sistem serta jangan lemah meninggalkan generasi yang lemah dalam berorganisasi,” katanya.
Dia menyitir firman Allah dalam Surat an-Nisa Ayat 9 yang artinya, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
Jatmiko berpendapat bahwa ayat tersebut bersifat umum. Bukan hanya lemah dalam sisi materi. Hal lain yang sangat penting untuk dikhawatirkan adalah meninggalkan generasi yang lemah dalam akidah dan ilmu pengetahuan tentang kepartaian.
“Tidak meninggalkan keturunan yang lemah ekonomi itu penting, tapi tidak lemah akidah kepartaian jauh lebih penting. Ikan membusuk dari kepala. Sebab kepala ikan di sini adalah sang pemimpin, sedang tubuhnya adalah mereka yang dipimpin, yang satu sama lain punya keterkaitan,” ungkapnya.
Kehidupan itu mengikat. “Kita sesama kader partai Ummat itu harus saling memaafkan. Partai itu harus tegak lurus seperti syahadat. Kita itu lemah dalam keteladanan. Ziaroh itu pikirannya jangan ke kuburan. Ngaji kita jangan terlalu eksklusif,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Ummat Kota Surakarta Tommy Bagus Mahendra menyatkan dalam sambutannya. “Hari ini adalah merupakan hari yang tepat untuk berkumpul saling memaafkan. Ini merupakan momentum yang istimewa. Semangat halal bi halal ini bisa kita bangun untuk menggapai keberkahan Allah SWT,” ujar Tommy.


















